Bibit Buah Sukun (Artocarpus communis)

Rp25,000.00

Bibit Buah Sukun

Deskripsi

[spoiler title=”Tanaman ini asalnya dari mana?”]

Tanaman sukun tercatat berasal dari daerah Pasifik, yang kemudian berkembang di daerah tropis. Pada abad XVIII sukun dikembangkan di daerah Malaysia, dan selanjutnya berkembang sampai ke Indonesia. Tanaman sukun sekarang telah tersebar di Kepulauan Indonesia. Di pulau Jawa tanaman sukun telah cukup lama dikenal. Hal ini terbukti dengan adanya tanaman sukun di Kebun Raya Bogor yang telah berumur ratusan tahun, yang diduga ditanam oleh ahli botani Belanda.

[/spoiler]

[spoiler title=”Apa manfaat lain tanaman selain dikonsumsi buahnya?”]

Manfaat Sukun adalah Buahnya dapat digunakan sebagai bahan makanan seperti di goreng. Jaman dahulu di Hawai sukun digunakan sebagai makanan pokok. Di Madura digunakan sebagai obat sakit kuning. Bunganya dapat di ramu sebagai obat. Bunganya dapat menyembuhkan sakit gigi dengan cara dipanggang lalu digosokkan pada gusi yang giginya sakit. Daunnya selain untuk pakan ternak, juga dapat diramu menjadi obat. Di India bagian barat, ramuan daunnya dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan meringankan asma. Daun yang dihancurkan diletakkan di lidah untuk mengobati sariawan. Juice daun digunakan untuk obat tetes telinga. Abu daun digunakan untuk infeksi kulit. Bubuk dari daun yang dipanggang digunakan untuk mngobati limpa yang membengkak. Getah tanaman digunakan untuk mengobati penyakit kulit. Getah yang ditambah air jika diminum dapat mengobati diare. Di Caribia sebagai bahan membuat permen karet. Kayu sukun tidak terlalu keras tapi kuat, elastis dan tahan rayap, digunakan sebagai bahan bangunan antara lain mebel, partisi interior, papan selancar dan peralatan rumah tangga lainnya. Serat kulit kayu bagian dalam dari tanaman muda dan ranting dapat digunakan sebagai material serat pakaian. Di Malaysia digunakan sebagai mode pakaian.

[/spoiler]

[spoiler title=”Tanaman ini cocoknya dimana dan syarat tumbuhnya bagaimana?”]

Tanaman sukun dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, seperti tanah Podsolik Merah Kuning, tanah berkapur dan rawa pasang surut. Tanaman sukun akan tumbuh lebih baik pada tanah subur seperti tanah alluvial dan regusol dan akan tumbuh lebih baik pada lahan-lahan dengan permukaan air tanah yang cukup dalam, bahkan sukun dapat tumbuh pada lahan-lahan marginal dan kering. Sukun dapat tumbuh mulai dari daerah dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. pada umumnya sukun tumbuh optimal pada ketinggian sampai 400 m dpl dengan suhu rata-rata 20-24 Derajat Celcius dengan curah hujan 1500 – 2500 mm/tahun dengan kelembaban 79-90 %.

[/spoiler]

[spoiler title=”Varietas tanaman yang sudah beredar apa saja dan bagaimana ciri/perbedaannya?”]

Tanaman sukun dapat digolongkan menjadi sukun yang berbiji disebut breadnut dan yang tanpa biji disebut breadfruit. Varietas unggul sukun antara lain : Padaidi, Manis, Toddo’puli, Pulo Seribu

 

[spoiler title=”Berbuah berapa tahun sejak ditanam?”]

Tanaman mulai berbuah pada umur 3-4 tahun

 [/spoiler]

[spoiler title=”Umur produktif tanaman sampai berapa tahun?”]

Umur produktif sukun 8 – 10 tahun.

[/spoiler]

[spoiler title=”Bisa berapa banyak produksi per pohon buahnya? Ada musim ga?”]

Dengan pemeliharaan yang baik dapat mencapai produksi buah di atas 500 – 1000 kg/tanaman/tahun, Musim panen terbesar biasanya pada bulan Januari-Maret.

[/spoiler]

[spoiler title=”Hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman? Tanda-tanda / gejala serangannya seperti apa?”]

Hama yang biasa menyerang tanaman sukun adalah penggerek batang (Xyleberus sp.) dan lalat buah (Dacus sp.). Lubang gerekan pada batang disumbat rapat dengan aspal atau batangnya disiram dengan larutan insektisida sistemik dapat mengatasi serangan. Hama penggerek ini dapat mematikan pohon. Oleh karena itu, bila ada serangan harus cepat diberantas. Penyakit yang biasa mengancam tanaman sukun adalah mati pucuk (Fusarium sp.), busuk buah lunak (Phytophthora palmivora), dan busuk tangkai buah (Rhizopus sp.). Namun, penyakit ini belum merupakan ancaman serius.

[/spoiler]

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Bibit Buah Sukun (Artocarpus communis)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *