Bibit Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.)

Rp25,000.00

Jual Bibit Buah Jambu Biji

Deskripsi

[spoiler title=”Tanaman ini asalnya dari mana?”]

Jambu biji dibudidayakan di negara-negara seperti Jepang, Malaysia, Brazilia & lain-lain. Di Indonesia, Pulau Jawa merupakan sentra penanaman buah jambu terbesar antara lain di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah DI Yogyakarta, & Jawa Timur. Sentra produksi yang lain adalah Sumatera & Kalimantan. Pada tahun-tahun terakhir ini jambu biji telah berkembang & kemudian muncul jambu Bangkok yang dibudidayakan di kota Kleri, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

[/spoiler]

[spoiler title=”Apa manfaat lain tanaman selain dikonsumsi buahnya?”]

  1. Sebagai makanan buah segar maupun olahan yang mempunyai gizi & mengandung vitamin A & vitamin C yg tinggi, dengan kadar gula 8%. Jambu biji mempunyai rasa & aroma yang khas disebabkan oleh senyawa eugenol.
  2. Sebagai pohon pembatas di pekarangan & sebagai tanaman hias.
  3. Daun & akarnya juga dapat digunakan sebagai obat tadisional.
  4. Kayunya dapat dibuat berbagai alat dapur karena memilki kayu yang kuat & keras.

[/spoiler]

[spoiler title=”Tanaman ini cocoknya dimana dan syarat tumbuhnya bagaimana?”]

Iklim

  1. Dalam budidaya tanaman jambu biji / jambu air angin berperan dalam penyerbukan, namun angin yang kencang dapat menyebabkan kerontokan pada bunga.
  2. Tanaman jambu biji merupakan tanaman daerah tropis & dapat tumbuh di daerah sub-tropis dengan intensitas curah hujan yg diperlukan berkisar antara 1000-2000 mm/tahun & merata sepanjang tahun.
  3. Tanaman jambu biji dapat tumbuh berkembang serta berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 23-28 derajat C di siang hari. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan penurunan hasil atau kurang sempurna (kerdil), yang ideal musim berbunga & berbuah pada waktu musim kemarau yaitu sekitar bulan Juli-September sedang musim buahnya terjadi bulan Nopember-Februari bersamaan musim penghujan.
  4. Kelembaban udara sekeliling cenderung rendah karena kebanyakan tumbuh di dataran rendah & sedang. Apabila udara mempunyai kelembaban yg rendah, berarti udara kering karena miskin uap air. Kondisi demikian cocok utk pertumbuhan tanaman jambu biji.

Media Tanam Jambu Biji

  1. Tanaman jambu biji sebenarnya dapat tumbuh pada semua jenis tanah.
  2. Jambu biji dapat tumbuh baik pada lahan yang subur & gembur serta banyak mengandung unsur nitrogen, bahan organik atau pada tanah yang keadaan liat & sedikit pasir.
  3. Derajat keasaman tanah (pH) tidak terlalu jauh berbeda dengan tanaman lainnya, yaitu antara 4,5-8,2 & bila kurang dari pH tersebut maka perlu dilakukan pengapuran terlebih dahulu.

Ketinggian Tempat

Jambu biji dapat tumbuh subur pada daerah tropis dengan ketinggian antara 5-1200 m dpl.

[/spoiler]

[spoiler title=”Varietas tanaman yang sudah beredar apa saja dan bagaimana ciri/perbedaannya?”]

Dari sejumlah jenis jambu biji, terdapat beberapa varietas jambu biji yang digemari orang & dibudidayakan dengan memilih nilai ekonomisnya yang relatif lebih tinggi diantaranya:

  1. Jambu sukun (jambu tanpa biji yg tumbuh secara partenokarpi & bila tumbuh dekat dengan jambu biji akan cenderung berbiji kembali).
  2. Jambu bangkok (buahnya besar, dagingnya tebal & sedikit bijinya, rasanya agak hambar). Setelah diadakan percampuran dengan jambu susu rasanya berubah asam-asam manis.
  3. Jambu merah.
  4. Jambu pasar minggu.
  5. Jambu sari.
  6. Jambu apel.
  7. Jambu palembang.
  8. Jambu merah getas.
  9. Jambu Mega Merah
  10. Jambu Wijaya Merah
  11. Jambu Deli
  12. Jambu Kristal
  13. Jambu Mutiara

[/spoiler]

[spoiler title=”Berbuah berapa tahun sejak ditanam?”]

Jambu biji umumnya pada umur 2-3 tahun akan mulai berbuah, berbeda dengan jambu yang pembibitannya dilakukan dengan cangkok/stek umur akan lebih cepat kurang lebih 6 bulan sudah bisa buah.

[/spoiler]

[spoiler title=”Umur produktif tanaman sampai berapa tahun?”]

Jambu biji merupakan tanaman perdu bercabang banyak dengan tinggi mencapai 3-10 m. Pada umumnya umur tanaman jambu biji hingga 30-40 tahun, dimana tanaman yang berasal dari biji relatif berumur lebih panjang dibandingkan hasil cangkokan atau okulasi

[/spoiler]

[spoiler title=”Bisa berapa banyak produksi per pohon buahnya? Ada musim ga?”]

Produksi jambu biji dalam tahap awal berbuah sebanyak 15 buah–30 buah per pohon. Setelah usia tanam dua tahun, per pohon dapat menghasilkan 70 kg–80 kg. Sekadar informasi, sebenarnya, setahun setelah ditanam, pohon jambu biji sudah dapat berbuah. Tapi, untuk mendapatkan hasil yang baik dan menjaga pertumbuhannya, dengan teknik tertentu, pembuahan ditunda sampai usia tanam dua tahun. Selain itu, ia berbuah sepanjang tahun dan jika ditanam di musim panas (kemarau), ia akan memberikan kualitas terbaiknya.

[/spoiler]

[spoiler title=”Hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman? Tanda-tanda / gejala serangannya seperti apa?”]

Guna menjaga kemungkinan tumbuhnya penyakit atau hama yang ditimbulkan baik karena kondisi cuaca & juga dari hewan-hewan perusak, maka perlu dilakukan penyemprotan pestisida pada umumnya dengan nogos, antara 15-20 hari sebelum panen & juga perlu disemprot dengan sevin atau furadan terutama untuk menghindarkan adanya ulat jambu, tikus atau jenis semut-semutan, disamping itu penyemprotan dilakukan dengan fungisida jenis Delsene 200 MX guna memberantas cendawan yang akan mengundang hadirnya semut-semut. Disamping itu juga digunakan insektisida guna memberantas lalat buah & kutu daun disemprot 2 x seminggu & setelah sebulan sebelum panen penyemprotan dihentikan.

Hama Jambu Biji

  1. Ulat daun (Trabala pallida), Pengendalian: dengan menggunakan nogos.
  2. Ulat keket (Ploneta diducta), Pengendalian: sama dengan ulat daun.
  3. Semut & tikus, Pengendalian: dengan penyemprotan sevin & furadan.
  4. Kalong & Bajing, Keberadaan serangga ini dipengaruhi faktor lingkungan baik lingkungan biotik maupun abiotik. yang termasuk faktor biotik seperti persediaan makanan, Pengendalian: dengan menggunakan musuh secara alami.
  5. Ulat putih, Gejala: buah menjadi berwarna putih hitam, Pengendalian: dilakukan penyemprotan dengan insektisida yg sesuai sebanyak 2 kali seminggu hingga satu bulan sebelum panen penyemprotan dihentikan.
  6. Ulat penggerek batang (Indrabela sp), Gejala: membuat kulit kayu & mampu membuat lobang sepanjang 30 cm; Pengendalian: sama dengan ulat putih.
  7. Ulat jengkal (Berta chrysolineate), Ulat pemakan daun muda, berbentuk seperti tangkai daun berwarna cokelat & beruas-ruas, Gejala: pinggiran daun menjadi kering, keriting berwarna cokelat kuning. Pengendalian : sama dengan ulat putih.

Penyakit Jambu Biji

  1. Penyakit karena ganggang (Cihephaleusos Vieccons), Menyerang daun tua & muncul pada musim hujan. Gejala: adanya bercak-bercak kecil dibagian atas daun disertai serat-serat halus berwarna jingga yg merupakan kumpulan sporanya. Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Delsene 200 MX.
  2. Jamur Ceroospora psidil , Jamur karat poccinia psidil, Jamur allola psidil, Gejala: bercak pada daun berwarna hitam. Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Delsene 200 MX.
  3. Penyakit karena cendawan (jamur) Rigidoporus Lignosus, Gejala: rizom berwarna putih yg menempel pada akar & apabila akar yg kena dikupas akan nampak warna kecoklatan. Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Delsene 200 MX.

Gulma

Segala macam tumbuhan pengganggu tanaman jambu biji yg berbentuk rerumputan yang berada disekitar tanaman jambu biji yang mengganggu pertumbuhan & perkembangan bibit tanaman, oleh sebab itu perlu dilakukan penyiangan secara rutin.

[/spoiler]

[spoiler title=”Jenis Jambu Biji”]

1. Jambu Australia

Bibit Buah Jambu BijiSesuai namanya, jambu australia memang berasal dari australia. Dari penampakan seluruh bagian tanaman, jambu australia dapat dikatakan aneh karena dari akar sampai buah warnanya merah. Keanehan itulah yang menjadikan jambu ini diunggulkan. Kebanyakan penggemar menjadikannya sebagai tanaman hias, di samping sebagai penghasil buah. Buahnya memang tidak sebaik jambu biji lainnya. Ukurannya kecil dan rasanya kurang manis bila belum terlalu matang. Meskipun begitu, buahnya masih dikonsumsi asalkan sudah masak betul. Buah yang sudah benar-benar masak rasanya semanis jambu bangkok

2. Jambu Kamboja

Bibit Buah Jambu BijiJambu kamboja, sesuai namanya, memang berasal dari Kamboja. Namun, ada juga yang menyebutkan bahwa jambu ini sebenarnya berasal dari Thailand sebelum dikembangkan di Kamboja. Sosok dan besar buah jambu kamboja seperti buah alpukat. Beratnya antara 400-500 g per buah. Dibanding dengan jambu apel, jambu ini beraroma cukup tajam dan rasanya sangat manis. Oleh karena itu, jambu ini sering dijadikan juice. Produksi buahnya hanya mencapai sekitar 10 kg per pohon per masa panen

 

3. Jambu Merah Getas

Bibit Buah Jambu BijiJambu merah getas merupakan hasil silangan jambu bangkok dengan jambu pasarminggu yang berdaging buah merah. Hasil silangan ini memang memiliki sifat yang dapat diunggulkan dari kedua induknya. Secara umum yang patut diunggulkan dari jambu ini ialah ukurannya besar, daging buahnya tebal, teksturnya lunak, bijinya sedikit, rasanya manis, dan aromanya harum. Produktivitas jambu biji ini pun tergolong tinggi, mengikuti produktivitas induk jambu bangkok. Dalam berproduksi jenis ini tidak mengenal musim

 

4. Jambu Palembang

Bibit Buah Jambu BijiSeperti juga jambu merah getas, jambu palembang ini pun merupakan hasil silangan, tetapi silangan antara jambu bangkok dan jambu australia. Disebut jambu palembang karena penyilangannya dilakukan di Palembang. Di masyarakat umumnya jambu ini sering disebut jambu harum manis karena rasa dan aromanya memang seperti itu. Ukuran buah tergolong besar dengan daging buah yang agak tebal. Tekstur daging buahnya lunak. Rasanya manis dengan aroma harum. Jambu silangan ini tergolong jenis yang berbiji sedikit

5. Jambu Sari

Bibit Buah Jambu BijiJambu sari merupakan jenis jambu bangkok. Namun, umumnya ukuran jambu sari tidak seperti jambu bangkok yang besar. Garis tengahnya hanya sekitar 10 cm dengan berat sekitar 600-1.000 g. Bentuk buah membulat sempurna. Kulit buah licin mengilap berwarna kekuning-kuningan kalau matang. Daging buah tebal, bertekstur halus, dan berwarna putih dengan rasa manis, harum, dan empuk tidak berserat. Selain itu, jambu sari memiliki keanehan: ukuran buah sebelum matang besar, tetapi setelah matang ukurannya mengecil

 

6. Jambu Sukun

Bibit Buah Jambu BijiJambu sukun dapat diunggulkan karena tidak memiliki biji, kalaupun ada hanya 2-3 biji. Daging buahnya putih kekuningan dengan rasa manis agak asam. Teksturnya agak keras, renyah, dan beraroma wangi. Bentuk buahnya mirip apel, dengan ukuran panjang antara 4-5 cm. Kulit buahnya bila matang berwarna hijau keputihan. Jambu sukun dapat berproduksi terus menerus sepanjang tahun, meskipun relatif sedikit. Namun demikian, jenis jambu ini relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Sehingga jarang mengalami rontok atau busuk di pohon

 

7. Jambu Tukan

Bibit Buah Jambu BijiJambu tukan merupakan varietas introduksi dari Thailand. Keunggulan varietas ini terletak pada ukuran buahnya yang besar. Di Pati orang menyebutnya jambu kurap. Diameter buahnya sekitar 15 cm dengan berat setiap buah dapat mencapai sekitar 1.200-1.700 g. Dengan keunggulan tersebut jambu ini akhirnya sangat digemari masyarakat walaupun harganya relatif mahal. Selain keunggulan tersebut, buah jambu ini memiliki daging buah yang tebal dan rasanya enak. Warna daging buah putih kekuningan. Produksi buahnya dapat terjadi sepanjang musim dengan total sekitar 120 kg per pohon per tahun. Namun, buah yang terlalu masak rasanya tidak enak dan kurang manis. Oleh karena itu, yang sering dicari ialah yang daging buahnya masih agak keras

8. Jambu Mega Merah

Bibit Buah Jambu BijiBentuk tanaman : Tegak; Lebar tajuk : 2 meter;  Percabangan : Horizontal; Bentuk batang : Silinder; Warna batang : Coklat; Bentuk daun : Lancet, permukaan halus, ujung daun tumpul, tepi daun rata; Ukuran daun : Panjang 14 – 15 cm, Lebar 7 – 8 cm; Panjang tangkai daun : 1,5 cm; Warna daun : Bagian atas hijau tua, bagian bawah hijau muda; Warna bunga : Putih; jumlah bunga pertandan : 3 – 4 kuntum; Panjang tangkai buah : 1,5 – 2,5 cm; Berat perubah : 250 – 300 gram; Warna kulit buah masak : Kuning; Warna daging buah : Merah; Ketebalan daging buah : 1,5 – 2,5 cm; Tekstur daging buah : Berserat; Rasa daging buah : Manis; Kandungan air : 80 %; Kandungan vitamin C : 88,1 mg/100 gr; Jumlah buah pertandan : 1 – 3 buah; Produksi : 150 – 200 kg / pohon / tahun

9. Jambu Deli

Bibit Buah Jambu BijiAsal Deli Serdang, Sumatera Utara, Bentuk tanaman : tegak, Lebar tajuk : 1,5-2 m, Percabangan : horizontal, Bentuk batang : silindris, Warna batang : coklat, Bentuk daun : lonjong, permukaan kasar, ujung dan pangkal tumpul, tepi rata, susunan tulang menyirip, kedudukan saling berhadapan, Ukuran daun : panjang 11-12 cm, lebar 6-7 cm, Panjang tangkai daun : 1-1,5 cm, Warna daun : bagian atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, Warna bunga : putih, Jumlah bunga per tandan : 1-4 kuntum, Bentuk buah : kerucut terbalik, Ukuran buah : panjang 9 – 12 cm, lebar 8 – 9,5 cm, Panjang tangkai buah : 1-1,5 cm, Berat per buah : 400-900 gr, Warna kulit buah masak :hijau kekuningan, Warna daging buah : putih, kekuningan, Ketebalan daging buah 2-2,5 cm, Tekstur daging buah : halus, Rasa daging buah : manis, Kandungan gula : ±8,3 °brix, Kandungan air : ±88 %, Kandungan vitamin c : ±34,3 mg / 100 gr, Jumlah buah per tandan : 1 – 2 buah, Hasil : 100 – 150 kg / pohon / tahun

10. Jambu Kristal

Bibit Buah Jambu BijiJambu kristal mirip jambu sukun yang sudah lama dikenal di Indonesia. Bentuk buah berlekuk dengan sedikit biji. Bedanya jambu biji kristal lebih produktif ketimbang jambu sukun yang malas berbuah. Kristal berumur 3 tahun menghasilkan 12,5 kg per tahun. Sukun, paling hanya 2 – 3 buah.

 

 

 

11. Jambu Mutiara

Bibit Buah Jambu BijiJambu mutiara. Jambu itu mirip jambu bangkok yang pernah populer pada era 80 – 90-an. Bentuk buah bulat, tak berlekuk seperti jambu kristal. Mutiara – yang dirilis sebagai varietas unggul nasional pada 2009 – juga lebih disukai karena daging buah renyah. Tingkat kemanisan mutiara 7,8 – 8,8% di area daging buah yang jauh dari biji. Sementara tingkat kemanisan daging buah di dekat biji mencapai 9,8 – 13,5%

 

 

 

12. Jambu Pasar Minggu Merah Jambu Pasar Minggu Putih

Bibit Buah Jambu Biji

Jambu pasar minggu dua varian: berdaging buah merah dan putih. Yang memiliki daging putih, dikenal dengan jambu ‘susu putih’, digemari karena rasanya yang manis, daging buahnya tebal dengan tekstur lembut. Sedangkan jambu biji merah kurang disukai karena rasa yang kurang manis. Kulit buah tipis dengan warna hijau kekuningan jika sudah masak. Bentuk buah sedikit lonjong dan bagian ujung bulat, sedangkan bagian pangkalnya meruncing. Jambu pasar minggu adalah ras lokal.
[/spoiler]

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Bibit Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *