Bibit Buah Jambu Air (Eugenia aquea Burm)

Rp25,000.00

Jual Bibit Buah Jambu Air

Menyediakan varietas jambu air unggul seperti :
# Jambu air citra ( buah merah )
# Jambu air Madu deli ( buah hijau )
# Jambu air Dalhari ( buah merah )
# Jambu black diamond ( buah merah )
dan varietas lainya

deskripsi lebih lengkap bisa dibaca di deskripsi di bawah ini

Deskripsi

[spoiler title=”Tanaman ini asalnya dari mana?”]
Jambu air berasal dari daerah Indo Cina dan Indonesia, tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik. Selama ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan untuk konsumsi keluarga. Buah Jambu air tidak hanya sekedar manis menyegarkan, tetapi memiliki keragaman dalam penampilan.  Menurut data statistik dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Jawa Barat, Kabupaten Karawang, Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Cirebon, Subang dan Bekasi termasuk 10 besar sentra penanaman pohon jambu. Jambu air Cincalo merah banyak terdapat di Karawang dan terkenal dengan jambu Bolang yang bila matang benar berwarna merah tua kebiruan dengan rasa manis- asam segar sedangkan Jambu air Semarang (merah dan putih) banyak terdapat di Indramayu
[/spoiler]
[spoiler title=”Apa manfaat lain tanaman selain dikonsumsi buahnya?”]
Pada umumnya jambu air dimakan segar, tetapi dapat juga dibuat puree, sirop, jeli, jam/berbentuk awetan lainnya. Selain sebagai “buah meja” jambu air juga telah menjadi santapan canggih dengan dibuat salada dan fruit coctail. Kandungan kimia yang penting dari jambu air adalah gula dan vitamin C.  Buah jambu air masak yang manis rasanya, selain disajikan sebagai buah meja juga untuk rujak dan asinan. Kadang-kadang kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat.
Manfaat Jambu Air Bagi Kesehatan
Jambu air kaya akan vitamin C, serat makanan, vitamin A, kalsium, thiamin, niacin, besi dan kalium. Senyawa organik di dalamnya mengandung jambosine, asam betulinic, dan lakton Friedel. Hal ini mendatangkan beberapa manfaat jambu air seperti berikut:
1. Mengontrol Diabetes
Jambosine adalah jenis alkaloid yang telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam menghalangi atau mengatur konversi pati menjadi gula. Hal ini merupakan perkembangan yang sangat penting bagi penderita diabetes dan orang-orang yang berisiko mengembangkan diabetes. Penelitian lebih lanjut sedang berlangsung tentang dampak jambosine pada kontrol gula darah.
2. Menyehatkan Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dari jambu air membuat tubuh lebih mudah mengatur perjalanan makanan melalui saluran pencernaan, menghilangkan sembelit seperti yang juga ditemukan dalam manfaat jambu biji. Juga sebagai pengobatan tradisional pada bagian bijinya yang telah digunakan untuk mencegah diare dan disentri.
3. Pencegahan Kanker
Senyawa organik yang aktif di dalam jambu air yang mengandung manfaat vitamin C dan manfaat vitamin A, telah dikenal sebagai pengobatan kanker dan pencegahan yang efektif. Penelitian awal dan pengobatan tradisional mengklaim bahwa kanker prostat dan kanker payudara, berkurang dengan menambahkan jambu air untuk diet.
4. Detoksifikasi
Selama ratusan tahun, rebusan jambu biji telah digunakan sebagai zat diuretik, yang membantu untuk membersihkan hati dan toksisitas ginjal. Selain itu, untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan efisiensi metabolisme tubuh.
5. Menyehatkan Jantung
Kombinasi serat dan nutrisi dalam jambu air telah menunjukkan efek yang signifikan terhadap kadar kolesterol. Dalam studi penelitian yang mengarah ke kemungkinan lebih rendah dari aterosklerosis dari jambu air, sehingga mencegah komplikasi kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung koroner.
6. Meningkatkan Sistem kekebalan
Komponen aktif dan stabil dalam jambu air telah dikaitkan dengan efek antimikroba dan anti jamur. Penelitian telah menunjukkan bahwa hal tersebut, dapat melindungi kulit dari pengembangan berbagai infeksi, yang dapat meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit karena infeksi
Faktor Resiko Jambu Air
Meskipun akar dan biji tanaman jambu air banyak digunakan sebagai pengobatan kuno, namun juga dikenal dapat menyebab racun. Selain itu, jambu air juga  mengandung sianida. Konsultasikan dengan dokter, sebelum mencoba pengobatan dengan jambu air untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan. Konsumsi variasi buah-buahan lebih dianjurkan untuk memuat semua jenis nutrisi yang baik untuk tubuh.
[/spoiler]
[spoiler title=”Tanaman ini cocoknya dimana dan syarat tumbuhnya bagaimana?”]
Iklim
1)    Angin sangat berperan dalam pembudidayaan jambu air. Angin berfungsi dalam membantu penyerbukan pada bunga.
2)    Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang curah hujannya rendah/kering sekitar 500–3.000 mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan. Dengan kondisi tersebut, maka jambu air akan memberikan kualitas buah yang baik dengan rasa lebih manis.
3)    Cahaya matahari berpengaruh terhadap kualitas buah yang akan dihasilkan. Intensitas cahaya matahari yang ideal dalam pertumbuhan jambu air adalah 40– 80 %.
4)    Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu air adalah 18-28 derajat C.
5)    Kelembaban udara antara 50-80 %.
Media Tanam
1)    Tanah yang cocok bagi tanaman jambu air adalah tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik.
2)    Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok sebagai media tanam jambu air adalah 5,5–7,5.
3)    Kedalaman kandungan air yang ideal untuk tempat budidaya jambu air adalah 0- 50 cm; 50-150 cm dan 150-200 cm.
4)    Tanaman jambu air sangat cocok tumbuh pada tanah datar.
Ketinggian Tempat
Tanaman jambu air mempunyai daya adaptasi yang cukup besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.000 m dpl.
[/spoiler]
[spoiler title=”Varietas tanaman yang sudah beredar apa saja dan bagaimana ciri/perbedaannya?”]
Terdapat 2 jenis jambu air yg banyak ditanam, tetapi keduanya tdk begitu menyolok perbedaannya. Ke dua jenis tersebut adalah Syzygium quaeum (jambu air kecil) & Syzygium samarangense (jambu air besar). Varietas jambu air besar yakni: jambu Semarang, Madura, Lilin (super manis), Apel & Cincalo (merah & hijau/putih) & Jenis-jenis jambu air lainnya adalah: Camplong (Bangkalan), Kancing, Mawar (jambu Keraton), Sukaluyu, Baron, Kaget, Rujak, Neem, Lonceng (super lebat), & Manalagi (tanpa biji). Sedangkan varietas yg paling komersil adalah Cincalo & Semarang, yg masing-masing terdiri dari 2 macam (merah & putih)Varietas tanaman jambu air yang sudah dilepas Kementerian Pertanian diantaranya : Camplong, Citra, Dalhari, Merah Delima, Degus, Mayang mangurai, Cincalo Weha
[/spoiler]
[spoiler title=”Berbuah berapa tahun sejak ditanam?”]
Tanaman jambu air dapat berbuah setelah berumur 3-4 tahun.
[/spoiler]
[spoiler title=”Umur produktif tanaman sampai berapa tahun?”]
Umur produktif jambu air hinga 15 tahun lebih,
[/spoiler]
[spoiler title=”Bisa berapa banyak produksi per pohon buahnya? Ada musim ga?”]
Jambu air Buah yang tak mengenal musim ini dapat dipanen hingga 10kg per pohon untuk pohon dengan umur 1.5 – 2 tahun. berbunga sebanyak 2 kali dlm setahun (Juli & September) & buahnya masak pada Agustus & Nopember. Ciri-ciri buah yang dapat dipanen dinilai dari tingkat kematangan berdasarkan warna kulit buah, yaitu hijau muda, hijau tua, hijau sedikit merah hijau-merah & merah hijau. Keadaan fisik buah juga menjadi kriteria dlm panen yaitu semakin terlihat matang buah yang nampak, maka semakin merah warna kulitnya & makin besar pula ukuran fisiknya.
[/spoiler]
[spoiler title=”Hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman? Tanda-tanda / gejala serangannya seperti apa?”]
Hama
1)    Ulat kupu-kupu gajah, Ciri: panjang 12 cm, warna hijau muda kebiru-biruan, bertubuh gemuk dan lunak, tertutup lapisan lilin keputih-putihan. Telur-telurnya ditaruh di tepi daun, 2-3 butir bersama-sama, warna merah muda. Kepompong berada di antara beberapa daun atau di sebelah bawah daun. Ulat-ulat tersebut sangat rakus memakan daun.  Pengendalian: dengan cara mengumpulkan telur, ulat, dan kepompong untuk dimusnahkan.
2)    Kutu perisai hijau, Ciri: panjang kutu 3-5 mm, warna hijau (kadang agak kemerahan). Melekat pada bagian-bagian pohon yang hijau dan di bagian bawah daun. Menyebabkan terjadinya cendawan hitam seperti jelaga. Pengendalian: cara alami dimakan oleh beberapa macam kepik (merah tua, panjang 5 mm dan biru panjang 6 mm) dan ulat (warna merah muda, panjang 13 mm). Kutu ini di musim penghujan bisa musnah oleh serangan beberapa macam cendawan.
3)    Keluang dan codot, Pengendalian: buah-buahan yang hampir tua dibungkus kantong kertas/kain-kain bekas.
4)    Pasilan atau benalu, Pengendalian: dibuang dan dibersihkan.
5)    Lalat buah (Dacus pedestris), Buah dan daun yang terserang oleh ulat ini. Lalat ini meletakkan telurnya pada daging buah, sehingga setelah menetas larvanya memakan buah jambu air.  Pengendalian: dengan insektisida Diazinon atau Bayrusil yang disemprotkan ke pohon, daun dan buah yang masih pentil dengan dosis sesuai anjuran.
6)    Penggerek batang, Pengendalian: dengan cara menyumbatkan kapas yang telah direndam insektisida Diazinon atau Bayrusil kedalam lubang batang yang digerek.
7)    Ulat penggulung/pemakan daun

Penyakit
1)    Gangguan pada akar ; Pemupukan yang kurang hati-hati pada jambu air yang sedang berbuah dapat menyebabkan akar tanaman luka, maka bunga atau buah jambu air bisa rontok. Semua ini terjadi karena tanaman tidak mendapat suplai air dan zat makanan sebagaimana mestinya akibat rusaknya akar tersebut. Selain itu tanah yang berlebihan supali air juga dapat merontokkan bunga/buah, sebab sebab air yang menggenang membuat akar susah bernafas dan mengundang cendawan yang bisamembusukkan akar.
2)    Gangguan pada buah, Penyebab: ulat (lalat) buah dan sejenis cendawan yang mengakibatkan buah rontok, busuk. Serangga ini langsung menyerang buah dengan ciri noda berwarna kecoklatan atau kehitaman pada permukaan buah. Pengendalian: (1) cara membungkus buah sewaktu masih dipohon (2) dengan penyemprotan insektisida thioda  (2-3 cc/liter air) dan fungisida dithane (3 cc/liter air)

[/spoiler]

[spoiler title=”Jenis Jambu Air”]

1. Jambu Camplong

Bibit Buah Jambu AirJambu camplong yang disebut juga jambu madura merah berasal dari Desa Camplong, Sampang, Madura. Tekstur buahnya halus dan empuk jika digigit. Rasanya manis. Warna buah sangat menarik, yaitu merah agak menyala dan tampak ada garis-garis hijau kecokelatan. Bentuk buah cenderung bulat atau segi tiga. Berat buah dapat mencapai 100 g. Ukurannya besar dengan panjang sekitar 5 cm, lebar pangkal 4 cm, dan lebar ujung 1,5 cm. Setiap buah memiliki 1-2 biji.

 

2. Jambu Cincalo Gondrong Hijau

Bibit Buah Jambu AirJambu ini berasal dari Desa Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Jabar. Rasanya yang enak dan manis telah menjadi jaminan baiknya mutu jambu jenis ini. Akhirnya, masyarakat menamakan jambu ini cincolo yang artinya enak dan manis. Bentuknya pun memanjang seperti lonceng, tetapi tidak gemuk membulat di bagian tengahnya sehingga dari pangkal ke ujungnya tampak lurus. Panjang buahnya sekitar 8 cm, lebar pangkalnXa sekitar 2 cm, dan lebar ujungnya 6 cm. Warna buah hijau keputihan. Jenis jambu ini tergolong jambu yang tidak berbiji walaupun terkadang dijumpai juga buah yang berbiji.

3. Jambu Cincalo Gondrong Merah

Bibit Buah Jambu AirJambu ini pun berasal dari desa Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kabupaten Tangerang, Jawa Barat. Penamaannya tidak berbeda dengan cincalo lainnya, yaitu karena rasanya yang enak dan manis. Hanya saja karena warnanya yang merah bila matang menyebabkan orang menyebutnya cincalo gondrong merah. Bentuk buah jambu ini memanjang seperti lonceng dan di bagian tengahnya agak gemuk membulat. Dibandingkan dengan jenis cincalo lainnya, ukuran buahnya memang lebih kecil, yaitu panjangnya hanya sekitar 7 cm dan diameternya 6 cm. jambu ini merupakan jenis jambu yang tidak berbiji.

4. Jambu Kaget Hijau

Bibit Buah Jambu AirJambu ini asal usulnya kurang jelas. Namun, jenis ini sangat dikenal orang terutama di Pulau Jawa. Sesuai namanya, orang akan kaget mencicipi rasa jambu ini yang manis. Daging buahnya tebal dan padat. Ukuran buahnya tergolong besar. Bobot buah rata-rata 60 g. Bentuk buah seperti segi tiga sama sisi. Warnanya hijau bila matang. Sayangnya, keunggulan ini tidak didukung dengan produksinya. Dalam satu pohon hanya bisa diperoleh 40-50 kg atau 670-840 buah. Masa produksinya tergolong agak lama.

5. Jambu Kaget Merah

Bibit Buah Jambu AirJambu ini asal usulnya juga kurang jelas. Masyarakat sering menyebutnya jambu semarang prada atau jambu semarang darah atau jambu semarang, tidak dengan sebutan jambu kaget merah. Bentuk buahnya seperti segi tiga sama sisi. Panjangnya 5-6 cm dan diameternya 5 cm. Warna kulit buah merah. Dibanding jambu kaget hijau, produktivitas jambu ini lebih banyak. Jambu ini tergolong jenis jambu yang berbiji.

 

 

6. Jambu Klamplok

Bibit Buah Jambu AirJambu ini berasal dari Desa Klampok, Madura, Jawa Timur. Tempat asalnya inilah yang dijadikan nama jambu ini. Ciri khasnya terletak pada bentuk buahnya yang agak membulat dengan lebar pangkal buah sekitar 7 cm dan lebar ujungnya sekitar 5 cm. Bila matang buahnya akan tetap berwarna hijau dengan semburat merah. Daging buahnya berasa manis, tetapi ada sedikit rasa kesat. Produktivitas jambu ini tidak lebat, tetapi masih tergolong banyak. Setiap buah dari jambu ini memiliki 1-2 biji.

 

7. Jambu Lilin Hijau

Bibit Buah Jambu AirJambu lilin hijau merupakan tanaman asli dari Cikampek, Jawa Barat. Keunggulannya tidak berbeda dengan jambu lilin merah, yaitu rasanya manis dan produksinya tinggi. Namun, rasa manis ini belum bisa dirasakan jika buah masih muda. Pada saat buah masih muda rasanya sepat. Dibanding jambu lilin merah, produksi buah jambu lilin hijau lebih banyak. Bentuknya mirip jambu lilin merah. Warnanya hijau gelap. Buahnya berdiameter 3,2 cm, panjang 4,5 cm, dan memiliki 1-2 biji.

 

8. Jambu Lilin Merah

Bibit Buah Jambu AirJambu lilin merah sangat terkenal dengan rasa buahnya yang manis, bahkan pada saat buahnya masih pentil. Bila buahnya muncul di musim kemarau, daging buahnya padat dan tidak bergabus. Jenis ini merupakan introduksi dari Bangkok. Masa produksinya tidak terbatas, sepanjang tahun. Bentuk buah memanjang dengan permukaan licin. Diameter buah sekitar 4 cm dengan panjang 7-10 cm. Jenis ini tidak memiliki biji.

 

9. Jambu Lonceng

Bibit Buah Jambu AirJambu ini bentuknya seperti lonceng. Hingga kini asal usulnya belum diketahui. Keistimewaannya terletak pada dompolan buahnya yang bisa menahan sebanyak 30–50 buah. Warnanya rnerah sangat menarik. Bentuk buah segi tiga membulat, meruncing di bagian pangkal dan membulat dari bagian tengah ke ujungnya. Panjang sekitar 5 cm dan diameter 4 cm. Daging buah tipis dan mengandung banyak air. Rasanya manis segar. Jenis ini memiliki biji.

 

10. Jambu Loreng Sukaluyu

Bibit Buah Jambu AirJambu ini dikenal juga dengan sebutan jambu loreng sukaluyu. Dari namanya sudah bisa ditebak asalnya, yaitu Sukaluyu, Bandung. Keistimewaan jambu ini terletak pada sifatnya yang merupakan perpaduan antara jambu air dan jambu bol. Bentuknya mirip jambu bol, tetapi rasanya seperti jambu air pada umumnya. Jenis ini mempunyai ukuran buah terbesar di antara semua jenis jambu air. Beratnya saja dapat mencapai 130 g. Warnanya sangat menarik, yaitu bergarisgaris merah dan putih. Daging buahnya amat padat dan kandungan airnya banyak. Masa produksi bisa dua kali setahun.

11. Jambu Madura Putih

Bibit Buah Jambu AirJambu ini juga berasal dari Desa Camplong, Sampang, Madura. Dibanding jambu madura merah, jenis ini memiliki tekstur buah agak padat sehingga keras kalau digigit. Namun, rasanya rasanya lebih manis dibanding jambu madura merah, walaupun buahnya masih muda. Warna buah putih bila masak. Karena itulah buah ini lebih dikenal dan sering disebut jambu madura putih. Ukuran dan bentuk buahnya mirip jambu madura merah.

 

 

12. Jambu Air Plastik

Bibit Buah Jambu AirKeistimewaan jambu ini bukan hanya terletak pada rasanya yang manis, tetapi juga pada warna buahnya yang putih bening. Bentuk buah lonjong seperti telur burung puyuh. Ukurannya kecil, hanya memiliki panjang sekitar 3 cm dan lebar 2 cm. Daging buahnya berair dan tidak berbiji. Jumlah buah dalam satu dompolan sekitar 22 buah. Produksi rata-rata setiap kali panen sekitar 4 kg.
[/spoiler]

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Bibit Buah Jambu Air (Eugenia aquea Burm)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *