Bibit Buah Durian (Durio zibethinus L)

Rp75,000.00

Jual Bibit Buah Durian

Menyediakan aneka jenis durian unggul ternama
Durian intro duksi : Musangking, Duri hitam< Montong, Chanee, Kanjou
Durian Asli Indonesia : Namlung, Supertembaga, Bawor, Matahari, simimang Hepe

Penjelasan  lengkapnya bisa di lihat di deskripsi dibawah ini

 

Deskripsi

[spoiler title=”Tanaman ini asalnya dari mana?”]
Tanaman  durian  merupakan  tanaman  buah  berupa  pohon. Tanaman durian semula berupa tanaman liar yang berasal dari hutan Malaysia,Sumatra, dan Kalimantan. Buah durian sangat digemari hampir semua orang dan sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad VII Masehi.
[/spoiler]
[spoiler title=”Apa manfaat lain tanaman selain dikonsumsi buahnya?”]
Manfaat tanaman durian selain diambil buahnya, pohonnya dapat dipakai sebagai pencegah erosi di lahan yang miring, batangnya dapat digunakan sebagai  bahan tinggi bangunan,  bijinya  mempunyai  kandungan  pati  cukup dapat  dipakai  sebagai  alternatif  pengganti  makanan, kulitnya dapat dipakai sebagai bahan abu gosok yang bagus.
[/spoiler]
[spoiler title=”Tanaman ini cocoknya dimana dan syarat tumbuhnya bagaimana?”]
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50‐600 m dpl, intensitas cahaya 40‐50 %, dengan suhu 22‐30 0C, curah hujan ideal 1.500 ‐ 2.500 mm per‐tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 ‐ 7.
[/spoiler]
[spoiler title=”Varietas tanaman yang sudah beredar apa saja dan bagaimana ciri/perbedaannya?”]
Varietas durian diantaranya ; Petruk, Sunan, Sukun, Sitokong, Mas, Otong, Kani, Sidodol, Sihijau, Sijapang, Lalong, Sawerigading, Tamalatea, Tembaga, Perwira, Bokor, ,Siriwig, Mansau, Aspar, Raja Mabah, Sawah Mas, Kalapet, Matahari, Hepe, Bantal Mas, Bakul, Asoekaya, Phagajah, Soya, Putar Alam, Takada – 02, Namlung Petaling, Sipayuk, Ligit, Mawar, Kajang, Dahlan, Tong Medaye, Tampilan, Raja, Gantar Bumi, Gelapir, Kepala Gajah, Kayan, Sedapir, Simemang, Ripto, Selat, Salisun, Bentara, Kelud, Gapu, Bido Wonosalam, Lai Batuah, Bestala, Menoreh , Kuning, Menoreh Jambon, Tawing, Lawkra, Teji, Kumara, Lai Kutai, Si Gundul, Si Pakem, Bintana, Si Jantung Kampar, Ome Kampar, Lokad, Rinbud, Sawai, Lai Mahakam, Manjar, Mantuala Batu Benawa, Badugol, Lumapelu, Sikapal, Ginting, Kumbokarno Kendal Torong, Tionsu, Lai Bibir Merah, Lai Mandong.
[/spoiler]

[spoiler title=”Berbuah berapa tahun sejak ditanam?”]
Pada umumnya durian lokal akan berbuah pada umur 8 – 10 tahun, kemudian durian genjah seperti monthong dan chanee akan berbuah pada umur 4 – 5 tahun sejak tanam, masa panen ini berlaku dengan catatan bibit menggunakan sambung pucuk atau okulasi, pada umumnya buah durian akan mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar.

[/spoiler]
[spoiler title=”Umur produktif tanaman sampai berapa tahun?”]
Masa produktif tanaman Durian mencapai lebih dari 20 tahun.
[/spoiler]
[spoiler title=”Bisa berapa banyak produksi per pohon buahnya? Ada musim ga?”]
Produktivitas tanaman durian mencapai 200 – 500 buah/pohon/tahun tergantung varietas.
[/spoiler]
[spoiler title=”Hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman? Tanda-tanda / gejala serangannya seperti apa?”]

Hama Tanaman Durian
Penggerek batang,Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae, Menyerang tanaman dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting. Ciri-ciri serangan penggerek tersebut ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang penggerek, akibat serangan tersebut tanaman menjadi layu, daun – daun kering dan rontok akhirnya tanamanpun mengalami kematian. Pengendalian terhadap penggerek batang antara lain dengan cara sebagai berikut :
–    Menjaga sanitasi kebun dengan cara memusnahkan rumput – rumputan, gulma, tanaman inang, dan daun – daun durian yang sudah rotok.
–    Memotong dan memusahkan batang dan ranting yang terkena serangan hebat.
–    Menutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang sudah diberi insektisida sistemik.
–    Menyuntik tanaman dengan menggunakan insektisida sistemik melalui akar atau daun.

Kutu Loncat
Kutu loncat umumnya menyerang daun yang masih muda dengan cara menghisap cairannya. Gejala yang ditimbulkanya secara langsung adalah daun berwarna berbintik – bintik berwarna kecoklatan. Daun keriting berlubang, dan berukuran tidak normal / kerdil. Hama ini berukuran kecil, warnanya cokelat dan diselimuti benang – benang lilin berwarna putih sebagai hasil sekresinya. Pengendalian kutu loncat dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sistemik seperti : Curacron, Dursban, dll dengan konsentrasi 0,2 %.

Kutu Putih
Hama kutu putih (Psendococus sp.) berbentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Kutu ini menyerang tanaman durian dengan menghisap cairan daun, hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Kotoranya yang manis mengundang semut sehingga penyebaranya mengikuti semut. Akibat serangan kutu putih daun menjadi keriting dan merana. Bunga dan buah dapat mengalami kerontokan pemberantasan kutu putih harus sekaligus dengan embun jelaga dan semut yang menjadi sarana penyebaranya pemberantasan dapat dapat menggunakan insektisida dan akarisida.

Penyakit Tanaman

Kanker Batang dan Mati Pucuk
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phitophihora palmifora adalah penyakit yang cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50 %. Tanda – tanda yang terkena kanker adalah adanya luka yang mengeluarkan lendir berwarna merah pad kulit batang bagian bawah dekat tanah. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman dapat mati cendawan ini biasanya menyerang tanaman yang digunakan untuk batang bawah pengendalianya selain dengan menggunakan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, memangkas tanaman, dapat juga menyemprotkan fungisida (Benlate) pada tanaman atau dengan mengoleskan pada batang yang terluka lalu menutupnya dengan parafin.

Busuk Akar
Penyakit busuk akar dapat menyerang tanaman dewasa maupun yang masih bibit. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pyhium vekans. Serangan ditandai dengan bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral. Jika akar dibedah pada bagian korteks akan terlihat warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak cokelat. Penyakit busuk akar selain disebabkan oleh Phytmum Vexans dapat juga oleh Fisarium sp. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian langsung pada tanaman durian. Penanggulanganya dengan menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif : metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole tanaman yang sudah terserang dan mati sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya diberi kapur, pencegahan dapat dilakukan dengan pada musim hujan system drainase kebun diperbaiki agar tidak terjadi genangan air yang dapat membusukan akar.

Bercak Daun
Penyebab terjadinya penyakit bercak daun adalah cendawan colletotrichun durionis. Gejala serangan ditandai dengan timbulnya bercak – bercak besar kering pada daun tanaman yang akhinya menjadi lubang, serangan ini dapat menyebabkan terganggunya fotosintesis pada daun, pengendalian bercak daun dapat dilakukan dengan memotong bagian tanaman yang terserang atau dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif tembaga.

Jamur Umpas
Penyakit ini disebabkan oleh jamur umpas (Pink disease). Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya cairan berwarna kuning pada bagian batang yang terserang dan diselimuti dengan benang – benang jamur berwarna metalik seperti sarang laba – laba. Pada kelembaban yang tinggi benang – benag tersebut akan berubah warna menjadi merah muda (Pink). Serangan jamur umpas ini dapat mengakibatkan kematian cabang, penanggulanganya dengan mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang. Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.

Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oelh cendawan Phytophhthora palmivora. gejala serangan terlihat adanya bercak – bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah. Setelah beberapa lama buah akan busuk basah pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan spogaria berwarna putih. Penanggulamgan penyakit ini selain dengan menyemprotkan fungisida juga dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang telah diserang harus dibuang.

Penyakit Fisiologis
Ujung Daun Mengering
Tanaman durian yang terserang penyakit ini ditandai dengan mengeringnya bagian ujung daun dan pinggir – pinggir daun dan berwarna cokelat. Penyebab penyakit ini adalah tanaman durian kekurangan unsure mikro Zn. Penyakit ini dapat mempengaruhi fotosintesis daun. Penanggulanganya dapat dilakukan degan menyemprotkan unsure mikro Zn pada daun. Selain karena kekurangan unsure Zn penyakit ini terjadi karena kekurangan air. Setelah tanaman disiram dan kebutuhan air telah tercukupi kondisi daun tanaman akan berangsur pulih.

Daging Buah Keras
Penyakit ini ditandai dengan mengerasnya beberapa bagian buah durian. Selain itu buahpun berwarna pucat dan rasanya hamba. Penyakit ini terjadi padabuah durian karena jumlah biji terlalu banya, selainitu factor lain adalah kekurangan kalsium dan magnesium.

[/spoiler]

 

[spoiler title=”Varietas Durian”]

1. Durian Si Welaki

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari Banjarnegara tepatnya dari daerah Bunderan, Punggelan. Karena asalnya, jenis durian ini sering disebut durian bunderan. Bentuk buah agak bulat dan juring-juringnya tampak menonjol. Warna kulit buah cokelat kehijauan dengan duri yang kecil dan jarang. Daging buahnya berlemak dan tebal. Warnanya lebih kuning dan lebih kesat dibandingkan durian si kirik. Akan tetapi, seratnya tidak sehalus durian si kirik, demikian juga ponggenya tidak segemukpongge si kirik. Bentukpongge tidak teratur. Ukuran maupun berat buahnya tidak jauh berbeda dengan durian si kirik.

2. Durian Si Mimang

Bibit Buah DurianDurian ini banyak tumbuh dan ditemukan di daerah Banjarnegara. Buahnya berbentuk lonjong, kecil, dan berjuring 4-5. Belimbingan juringnya tampak jelas. Kulit buah berwarna hijau kekuningan dengan duri tumpul pada bagian kulit yang cembung dan duri runcing pada bagian yang cekung. Durian ini termasuk sulit dibelah. Daging buahnya tebal, agak berserat, dan cukup kering. Dalam setiap juring terdapat 3-4 ponggge. Daging buahnya berwarna kuning dan rasanya manis serta ada rasa alkohol. Aromanya harum dan sangat tajam. Bijinya berbentuk lonjong kecil. Per pohonnya dapat menghasilkan 400-500 buah/tahun.

3. Durian Si Mas

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, telah dilepas sebagai varietas unggul. Bentuk buahnya lonjong dengan pangkal meruncing. Warna kulit buah kuning kemerahan dengan ketebalan antara 5-10 mm. Bentuk durinya runcing dengan susunan rapat. Daging buah berwarna kuning menyala, tebal, cenderung kering, berlemak, berserat halus, dan rasanya sangat manis. Aromanya harum dan tidak begitu tajam. Jumlah pongge dalam setiap buah antara 2035 buah. Jumlah biji sempurnanya 20-30. Bentuk biji lonjong dengan ukuran sedang. Bobot buah rata-rata antara 1, 5-2 kg. Produksi buah sekitar 50-200 buah/pohon/tahun. Durian ini tahan penyakit busuk akar, tetapi tidak tahan hama penggerek buah.

4. Durian Si Kirik

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari Singomerto, Banjarnegara, Jawa Tengah. Ada dua macam bentuk: bulat memanjang untuk yang tumbuh normal dan membengkok untuk yang tidak normal. Kulit buahnya berwarna cokelat kehijauan dengan duri besar, pendek, dan tersusun rapat. Masing-masing juring berisi 3-4 pongge dengan ukuran besar. Daging buah berwarna krem, berlemak, kesat, berserat halus, empuk, dan ngelotok (tidak menempel pada biji). Rasanya manis dan ada rasa alkohol. Aromanya harum, tetapi tidak begitu tajam. Biji berwarna cokelat muda dan ukurannya cukup besar, panjang 5 cm dan diameter 3 cm. Ukuran buahnya tergolong besar, diameter kira-kira 55 cm clan berat kira-kira 3 kg lebih. Produktivitasnya mencapai 200 buah/pohon/tahun.

5. Durian Si Hijau

Bibit Buah DurianAsal durian ini sama dengan durian si dodol dan si japang. Penamaannya kemungkinan dilatarbelakangi oleh warna buahnya yang tetap hijau walaupun sudah matang. Bentuk buahnya bulat dan biasanya berjuring lima. Kulit buahnya ditumbuhi duri yang berbentuk kerucut, berujung tajam, dan tersusun rapat satu sama lain. Buahnya agak mudah dibelah. Daging buah berwarna kuning menyala dan mengilat, agak lembek, dan teksturnya berserat halus. Rasanya manis gurih dan aromanya harum. Bobot buah rata-rata antara 2-2,5 kg per buah. Produktivitas buah antara 300-400 buah/ pohon/tahun. Durian ini tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

6. Durian Si Japang

Bibit Buah DurianDurian unggul ini berasal dari Awang Bangkal, Karang Intan, Banjar, Kalimantan Selatan. Bentuk buahnya bulat panjarig lonjong dan berjuring lima. Kulit buah kuning kehijauan, berduri kerucut yang tersusun jarang. Daging buah kuning gading, kering, berserat halus, clan berlemak. Istimewanya, daging buahnya tebal, antara 1,5-2,5 cm. Rasanya sangat khas, selain manis juga ada rasa gurih seperti santan. Kandungan alkoholnya cukup tinggi. Aromanya tajam dan merangsang dibandingkan jenis durian lain. Bijinya kecil, bahkan banyak di antaranya yang kempes. Bobot rata-rata buahnya antara 1,5-2,5 kg. Produktivitas 300-600 buah/ pohon/tahun. Tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

7. Durian Si Dodol

Bibit Buah DurianJenis durian unggul ini berasal dari daerah Karang Intan, Kalimantan Selatan. Buah durian ini berbentuk bulat dan berjuring lima. Kulit buah berwarna hijau kekuningan dengan duri berbentuk kerucut, tumpul, clan tersusun rapat. Durian ini agak mudah dibelah. Daging buahnya cukup tebal (1,2 cm), berwarna kuning menyala, agak lembek, dan bertekstur halus. Selain manis, daging buahnya mempunyai rasa gurih dan pulen. Jumlah pongge antara 20-25 dengan jumlah biji sempurna 15-20. Di dalam daging buahnya terdapat biji yang kecil dan lonjong. Bobot rata-rata buahnya antara 1,52,5 kg. Produktivitas buah cukup baik, sekitar 100-200 buah/pohon/tahun. Durian ini tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

8. Durian Sukun

Bibit Buah DurianDurian unggul ini berasal dari daerah Gempolan, Karanganyar, Jawa Tengah. Bentuk buahnya bulat panjang dan warnanya kekuningan. Tebal kulit buahnya lebih dari 10 mm. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan tersusun rapat. Daging buahnya berwarna putih kekuningan, sangat tebal, kering berlemak, dan bertekstur lembut. Rasanya manis dengan aroma harum. Jumlah pongge antara 5-15. Hampir semua pongge tersebut penuh dengan daging buah. Jumlah biji sempurnanya rata-rata hanya sebuah. Ukuran bijinya kecil dan bentuknya lonjong. Bobot buahnya mencapai :Z,S3 kg/buah. Produktivitasnya cukup baik, antara 100-300 buah/pohon/tahun. Daya tahannya terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah cukup baik.

9. Durian Sunan

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari daerah Gendol, Boyolali, Jawa Tengah. Karenanya, sering disebut sunan gendol. Bentuk buahnya bulat telur terbalik. Kulit buah berwarna hijau kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan susunannya jarang. Kulit buahnya kurang dari 5 mm dan mudah dibelah-belah. Daging buah berwarna krem, sangat tebal, kering berlemak, dan berserat halus. Aromanya harum tajam dan rasanya manis. Jumlah pongge per buah ntara 20-35 buah. Jumlah biji sempurnanya hanya 1-2. Biji berbentuk lonjong dan berukuran kecil. Berat rata-rata buah antara 1,5-2,5 kg. Produktivitas mencapai 200-800 buah/pohon/ tahun. Durian ini mempunyai daya tahan yang baik terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

10. Durian Saleja

Bibit Buah DurianJenis Durian unggul ini dapat ditemukan di Desa Sukajaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Bentuk buahnya bulat panjang dengan ukuran sedang. Daging buahnya berwarna kuning, agak tebal, sedikit berserat, dan tidak begitu kering. Daging buah durian ini tergolong manis rasanya dengan sedikit rasa alkohol. Biji buahnya tergolong kecil-kecil.

 

 

11. Durian Petruk

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

12. Durian Perwira

Bibit Buah DurianVarietas durian unggul – yang dilepas oleh Menteri Pertanian sekitar pertengahan 1993 – ini berasal dari dari daerah Sinapeul, Majalengka. Buahnya berbentuk bulat dengan kulit relatif tipis dan berwarna hijau. Durinya besar, berbentuk kerucut, serta tersusun rapat. Daging buahnya tebal, berwarna kuning, dan teksturnya kering. Rasanya manis dan aromanya tajam. Jumlah pongge per buah antara 15-20 buah dan hampir semuanya dengan biji sempurna. Bijinya berbentuk bulat telur. Ukuran buahnya relatif besar, antara 2-3 kg. Produktivitas tanamannya tinggi, antara 200-300 buah/pohon/tahun. Varietas durian ini tahan penyakit busuk akar dan agak tahan terhadap hama penggerek buah.

13. Durian Lutung

Bibit Buah DurianJenis durian ini dapat ditemukan antara lain di daerah Kendal. Bentuk buahnya tak beraturan, dari lonjong sampai agak bulat. Ku1it buah berwarna keabu-abuan dengan duri besar, tersusun agak rapat, dan kokoh. Buah durian ini biasanya berjuring lima. Pada masing-masing juring terdapat 1-4 pongge yang berukuran besar. Daging buahnya tebal, cukup kesat, dan berwarna kuning agak krem. Rasanya manis alkoholik dengan aroma yang tajam. Kelebihan durian ini antara lain bijinya kebanyakan kempes. Produksi per pohon kira-kira 100 buah/tahun.

14. Durian Parung

Bibit Buah DurianSebenarnya, tanaman induk durian parung sudah mati tersambar petir. Beruntung, ada peneliti dan hobiis tanaman durian yang berhasil mengokulasi. Saat ini, durian parung dapat ditemukan di daerah Darmaga, Bogor, dan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Buahnya berbentuk bulat memanjang dan berwarna hijau keabuan. Daging buahnya tebal, berwarna kuning, sedikit berserat, dan tidak begitu kering. Rasanya manis dan bijinya berukuran kecil.

 

15. Durian Otong

Bibit Buah DurianDurian ini merupakan varietas introduksi dari Thailand. Durian ini secara resmi telah dilepas oleh Menteri Pertanian sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat panjang dengan kedua ujung agak meruncing. Warna kulit buah hijau kekuningan dengan duri-duri kecil berbentuk kerucut serta tersusun agak rapat. Daging buah berwarna kuning menarik seperti kunyit, agak tebal, kering, dan kurang berlemak. Keistimewaannya, daging buahnya sangat manis clan teksturnya sangat halus. Aromanya sedang dan tidak begitu tajam. Jumlah pongge per buahnya antara 5-15 huah dengan jumlah biji sempurna 5-10. Berat buah dapat men capai 4 kg. Produktivitas tidak begitu tinggi, antara 20-50 buah/pohon/tahun.

16. Durian Sitokong

Bibit Buah DurianDurian yang telah dilepas sebagai varietas unggul nasional ini berasal dari Ragunan, Pasarminggu, Jakarta. Bentuk buahnya bulat panjang dan berwarna hijau.

 

 

 

 

 

17. Durian Lambau

Bibit Buah DurianJenis durian ini berasal dari Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah. Buahnya berbentuk bulat clan kebanyakan terdiri dari lima juring. Kulit buahnya agak tebal dan berwarna kuning kecokelatan. Durinya berukuran sedang, berbentuk kerucut, dan tersusun rapat. Ponggenya besar, daging buahnya tebal, kering, berserat agak kasar, dan berwarna kuning. Rasanya manis clan aromanya tajam menyengat. Biji buahnya kecil. Produktivitasnya rendah, setiap pohon dapat menghasilkan 30 buah per musim.

18. Durian Kradhum Thong

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari Thailand. Bentuk buahya bulat. Durinya jarang. Kulitnya berwarna hijau. Bobot buahnya sekitar 1,5-3 kg. Dagingnya tebal, berwarna kuning, berasa manis, bertekstur lembut, dan beraroma harum.

 

 

 

 

19. Durian Kendil

Bibit Buah DurianDurian ini berasal dari daerah Brongkol, Semarang. Namanya dikaitkan dengan bentuknya yang bulat seperti kendil (periuk). Karena bulatnya, durian ini dapat diletakkan dalam posisi berdiri tanpa terguling. Kulit buahnya mudah dibelah. Buahnya terdiri dari lima juring clan setiap juring berisi daging buah yang menyatu sehingga tampak penuh dan padat. Daging buah berwarna kuning, rasanya manis legit, dan aromanya sedang (tidak tajam). Ukuran dan berat buahnya relatif seragam, rata-rata berat per buah antara 33,5 kg. Produktivitas rata-rata per pohon hanya sekitar 5070 buah/tahun.

20. Durian Kani

Bibit Buah DurianDurian – yang bernama asli chanee – ini merupakan introduksi dari Thailand dan telah ditetapkan sebagai salah satu verietas unggul. Bentuk buahnya bulat dengan kulit kuning kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, tajam, dan tersusun agak rapat. Kulit buahnya tipis, antara 3-5 mm, dan agak sukar dibelah. Daging buahnya cukup tebal, kering, berlemak, dan berwarna kuning. Rasanya tidak terlalu manis dan tekstur buahnya tidak terlalu lembut. Aromanya sedang. Jumlah pongge per buah antara 5-18 dengan biji sempurna 5-12. Bijinya kecil, lonjong. Ukuran buahnya termasuk besar, berat rata-rata 2-4 kg per buah. Durian ini bersifat genjah. Produktivitasnya sekitar 20-50 buah/pohon/tahun. Durian kani agak peka penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

[/spoiler]

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Bibit Buah Durian (Durio zibethinus L)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *